JAKARTA – Kabar baik datang dari lanskap digital Indonesia. Laporan terbaru menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indeks literasi digital di kalangan Generasi Z. Peningkatan ini berbanding lurus dengan menurunnya angka penyebaran disinformasi atau hoaks di berbagai platform media sosial.
Generasi muda kini terbukti lebih skeptis dan proaktif melakukan fact-checking sebelum membagikan sebuah tautan. Kampanye literasi yang masif, dipadukan dengan filter algoritma platform yang semakin ketat, berhasil membangun benteng pertahanan informasi yang cukup solid.
Meski demikian, para pakar mengingatkan agar masyarakat tidak lengah. Bentuk hoaks kini berevolusi menggunakan teknologi deepfake dan manipulasi audio yang jauh lebih halus. Tantangan ke depan adalah menjaga agar daya kritis ini tetap relevan menghadapi kecerdasan buatan yang bisa disalahgunakan.

